Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Jatim
Selasa, 26 Mei 2009
Kwartir Cabang Gerakan Pramuka (Kwarcab GP) Surabaya akan segera menggelar Jambore Cabang pada 9-12 Juli mendatang. Rencananya, kegiatan tersebut akan dilangsungkan di Bumi Perkemahan Air Terjun Cuban Randha Kabupaten Malang.(afr)
Sekretaris Kwarcab GP Surabaya, Nur Hayati dikantornya, Selasa (26/5) menjelaskan, jambore tingkat cabang ini akan diikuti 1.200 peserta pramuka penggalang. Adapun dari total jumlah peserta tersebut merupakan perwakilan dari 31 kwartir ranting (kwarran) yang ada di Surabaya. Untuk tiap kwarran, nantinya akan memberangkatkan 40 regu dengan tiap regu berjumlah maksimal 10 orang.
“Pada dasarnya jumlah total peserta tersebut masih menjadi target kami, karena belum tentu tiap kwarran dapat memberangkatkan kontingennya untuk dapat mengikuti jambore,” ungkapnya.
Hingga kini, pihaknya tetap melakukan upaya koordinasi dengan tiap kwarran agar nantinya pelaksanaan jambore dapat berlangsung dengan lancar. Dalam pelaksanaan, tiap peserta jambore akan diberikan beberapa materi untuk dapat meningkatkan kemampuan psikomotoris, afektif, hingga kognitif. Untuk peningkatan kemampuan psikomotoris, para peserta akan diajak bermain dengan berbagai permainan, seperti halang rintang, outbond, dan safari camp.
Untuk peningkatan aspek afektif, peserta akan diajarkan tentang cara bersosialisasi serta cara mengelola emosi. Sedangkan untuk peningkatan kecerdasan pada aspek kognisi, rencananya seluruh peserta akan diasah kecerdasannya melalui berbagai media, seperti melatih kecerdasan dengan pelatihan jurnalistik dan robotika.
Menurutnya, dengan berbagai upaya peningkatan kemampuan pada dasarnya sangat perlu dilakukan agar para pramuka dapat lebih cerdas dan kreatif usai mengikuti kegiatan. Pasalnya, GP juga merupakan gerakan pendidikan non formal dalam menyelenggarakan pendidikan kesadaran bela negara bagi kaum muda.
Walaupun ukuran pelaksanaannya hanya dalam empat hari. Namun, pihaknya sangat optiomistis dengan diadakannya Jambore Cabang ini, revitalisasi gerakan pramuka dapat lebih maksimal, minimal untuk wilayah Surabaya.
Selain itu, diadakannya jambore merupakan bentuk upaya revitalisasi pramuka yang telah dicanangkan oleh Ketua Majelis Pembimbing Nasional, Susilo Bambang Yudhoyono pada perayaan Hari Pramuka 14 Agustus 2008. *(afr)
selanjutnya ...
Selasa, Juni 09, 2009
Jumat, Mei 01, 2009
EKSPEDISI KELAUTAN PRAMUKA INDONESIA 2009 (SIARAN PERS NO.03 HK-V/2009)

Indonesia pada tanggal 11-15 Mei 2009 mendapat kepercayaan dunia untuk menyelenggarakan kegiatan yang bertajuk Konferensi Kelautan Dunia (World Ocean Conference atau disingkatWOC) dan tempat pelaksanaannya di Manado, Sulawesi Utara.
WOC ini merupakan bagian dari pelaksanaan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Hukum Laut serta bukti kepercayaan masyarakat dunia terhadap Indonesia, sebagai manivestasi pengakuan atas Azas Negara Kepulauan (Archipelagic State) seperti tertuang dalam UNCLOS 1982 yang telah diratifikasi oleh Pemerintah Indonesia dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1985.
Gerakan Pramuka memandang hal tersebut sebagai peluang emas untuk menunjukkan kepada masyarakat luas, bahkan juga masyarakat dunia; betapa Gerakan Pramuka selama ini telah peduli terhadap �laut� melalui kegiatan Saka Bahari.
Oleh karena itu, untuk memeriahkan kegiatan tersebut, Kwarnas Gerakan Pramuka menyelenggarakan kegiatan Ekspedisi Kelautan Pramuka Indonesia Tahun 2009. Kegiatan ekspedisi ini akan berlangsung dari tanggal 5 � 20 Mei 2009.
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Prof. DR. Dr. H. Azrul Azwar, MPH mengatakan bahwa, mengingat kondisi geografis Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dua pertiga wilayahnya merupakan laut, Gerakan Pramuka senantiasa berusaha dan berupaya menanamkan serta menumbuh- kembangkan �Cinta Laut� kepada anak-anak bangsa.
Wujud dari komitmen itu, ujar Ka Kwarnas, Gerakan Pramuka sejak tahun 1984 telah membentuk Satuan Karya Pramuka (Saka) Bahari, maksudnya agar setiap Pramuka khususnya anggota Saka Bahari menyadari, bahwa laut dengan semua potensi dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya merupakan salah satu soko guru kemakmuran rakyat, sebagai modal dasar pembangunan nasional.
Menurut Ka Kwarnas, bahwa tujuan dari penyelenggaran Ekspedisi Kelautan Pramuka Indonesia 2009 ini, selain untuk memeriahkan penyelenggaraan WOC, juga mengarahkan para peserta untuk menjadi peduli terhadap laut dengan segala aspeknya; potensi sumberdaya, lingkungan dan alam sekitarnya; memiliki rasa �CINTA LAUT� dan pandangan hidup yang berorientasi ke laut, serta mampu menularkannya kepada orang lain, khususnya Pramuka dan Pemuda; memperoleh bekal dan tambahan pengetahuan, keterampilan, teknologi dan pengalaman tentang kebaharian yang bermanfaat bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara; memiliki semangat berlatih dan berkarya dalam bidang kebaharian; meningkatnya persaudaraan dan kerja sama antar anggota pramuka; dan memahami pentingnya laut disekitar kita untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan bela negara; serta meningkatnya rasa persatuan dan kesatuan bangsa.
Kegiatan yang mengangkat tema �Dengan Semangat Bahari Kita Bangun Masa Depan Bangsa�, berangkat dari Tanjung Perak, Surabaya menuju Bitung, Manado, tanggal 5 Mei 2009 dan pulang dari Manado menuju Tanjung Perak, Surabaya tanggal 15 Mei 2009. Route perjalanan ekspedisi, yaitu Surabaya, Balikpapan, Palu dan finish di Bitung. Begitu juga sebaliknya, kepulangan peserta menggunakan kapal dan route yang sama.
Peserta Ekspedisi Kalautan Pramuka Indonesia 2009 adalah para Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega putera-puteri anggota Saka Bahari serta Pembina Pramuka Mahir Penegak sebagai Pamong Saka Bahari utusan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, NTB, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Kwarda Gerakan Pramuka Sulawesi Utara. Masing-masing Kwarda mengirimkan sebanyak 12 orang, dengan jumlah seluruhnya diperkirakan 350 orang. Dari jumlah tersebut sudah termasuk utusan Ikatan Sarjana Oceanografi Indonesia.
Direncanakan selama perjalanan kegiatan meliputi dinamika kelompok, WOC, praktek kebarian, oceanografi, potensi dan sumberdaya laut, pengolahan hasil laut, pelestarian lingkungan laut (terumbu karang dan mangrove), dan bela negara matra laut. Sedangkan selama di Manado, para peserta akan mengikuti kegiatan partisipasi dalam WOC, kunjungan pameran, bakti sosial, seminar kelautan, praktek kebaharian, pentas seni dan wisata edukatif. (Humas Kwarnas) selanjutnya ...
Senin, Februari 23, 2009
10 Ribu Pramuka akan Berkumpul di Papua

KOMPAS, SENIN, 23 FEBRUARI 2009 | 08:03 WIB
BIAK, SENIN - Provinsi Papua mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah perhelatan akbar perkemahan Raimuna Gerakan Pramuka tahun 2012.
Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Provinsi Papua, Amos Asmuruf SH di Biak, Senin, mengatakan jajaran Kwartir Cabang Pramuka kabupaten/kota se Papua diharapkan menyiapkan diri menyambut agenda nasional Raimuna nasional di tanah Papua.
"Sebagai tuan rumah Raimuna nasional kita patut berbangga sebab daerah ini dikunjungi sekitar 10.000 anggota Pramuka dari seluruh Indonesia," ungkap Amos.
Ia mengatakan, untuk menghadapi event nasional Pramuka di tanah Papua tahun 2012 pihak Kwarda Papua akan menyiapkan sarana fisik bumi perkemahan Pramuka di Buper Waena, terutama menyangkut fasilitas mandi cuci kakus (MCK).
Sedangkan sarana pendukung lainnya, lanjut Amos, seperti fasilitas gedung tempat kegiatan perkemahan bagi peserta sudah tersedia di areal Bumi Perkemahan Pramuka Buper Waena Kota Jayapura.
Menyinggung dampak kegiatan Pramuka di Papua, menurut Amos, cukup besar terutama dilihat dari peredaran uang yang masuk yang dibawa para peserta asal kabupaten/kota dan provinsi di Indonesia untuk keperluan perkemahan Raimuna itu.
Bagi penduduk lokal seperti tukang ojek maupun pedagang sayur dan lain sebagainya, lanjutnya, akan mendapat penghasilan tambahan dari kegiatan Raimuna tingkat nasional yang berlangsung di Bumi Perkemahan Waena itu.
"Saya kira selama event nasional itu berlangsung akan banyak aktivitas peserta dari luar Papua berbelanja ke berbagai tempat di Papua sehingga memberikan kontribusi bagi penduduk setempat," ujar Amos.
Kata Raimuna berasal dari bahasa Ambai, daerah Yapen Timur, kabupaten Yapen Waropen, Papua. Raimuna berasal dari kata Rai dan Muna. Rai berarti sekelompok orang yang berkumpul untuk mencapai tujuan tertentu yang ditetapkan bersama. Sedangkan Muna adalah daya kekuatan jiwa seseorang yang berpengaruh baik dalam mencapai kesuksesan. Dengan demikian, raimuna memiliki arti sekelompok orang yang hidup dalam suatu kekuatan dengan dijiwai oleh sesuatu daya kekuatan yang selalu memberi semangat tinggi dalam mencapai tujuan.
Amos mengimbau, semua Bupati dan Walikota se Papua sebagai majelis pembimbing Gerakan Pramuka segera menyiapkan diri secara moral dan finansial guna mendukung agenda nasional Perkemahan Raimuna tingkat nasional. selanjutnya ...
Senin, Januari 05, 2009
JAMBORE JATIM 2008 .... lagi2 ketinggalan info

Ada acara heboh akhir tahun kok kita ga ada info ya ....
ato kita aja yang malas cari informasi ...
berikut cuplikan juklak n juknis yang ak peroleh dari kwarda (www.pramukarek.or.id)
<< tapi logo & bannernya kok 2009 ya ..... yang bener 2008 apa 2009 sih ? >>
Jambore Jawa Timur 2008
Di akhir tahun 2008 ini para Penggalang di Jawa Timur akan berkumpul lagi dalam event Jambore Jatim 2008 di Bumi Perkemahan Sumber Boto, Jombang pada tanggal 26-31 Desember 2008. Kegiatan yang mengambil tema Bersahabat, Berkarya, Berempati ini akan menempati lahan seluas 12 hektar di kawasan hutan lindung dengan ketinggian 200m dari ermukaan air laut.
Adapun panduannyanya adalah :
PESERTA KONTINGEN CABANG
Peserta Jambore Daerah Jatim 2008
Peserta Jambore Daerah adalah Pramuka adalah Pramuka Penggalang putera dan puteri yang terdaftar sebagai anggota utusan dari Kwartir Cabang se Jawa Timur , yang tergabung dalam Kontingen Kwartir Cabang.
Memiliki jiwa kepemimpinan, kepedulian terhadap sesama hidup, ketahanan menghadapi tantangan, cinta alam dengan menerapkan Prinsip Kepramukaan dan Metode Kepramukaan dalam upaya pembinaan serta pengembangan persaudaraan.
Kontingen Cabang
1. Tiap Kwartir Cabang mengirimkan peserta 4 (empat) regu Pramuka Penggalang, terdiri atas 2 (dua) regu Pramuka Penggalang Putera dan 2 (dua) regu Pramuka Puteri, dengan masing masing regu terdiri atas 10 orang Pramuka Penggalang.
2. Regu Pramuka Penggalang Putera dan Puteri disebut Kontingen Cabang .
Kontingen Cabang dipimpin oleh seorang Andalan Cabang
4. Setiap Regu Putra didamping oleh seorang Pembina Putera
5. Setiap Regu Puteri didampingi oleh seorang Pembina Puteri
6. Bila Cabang ingin mengirimkan lebih dari kuota / jatah maka diharapkan dapat diinformasikan dahulu kepada Kwarda Jatim selanjutnya akan dikoordinasikan oleh panitia.
7. Anak Jalanan utusan Kwarcab Kota Surabaya dan Kwarcab Kota Malang
Masing masing 1 regu Putra + 1 orang Bindamping dan 1 regu Putri + 1 orang Bindamping Putri
Syarat – syarat peserta
1. Aktif di Gugusdepannya.
2. Minimal Penggalang Rakit
3. Sehat Rohani dan Jasmani dengan Surat Keterangan Dokter
4. Minimal memiliki 10 (sepuluh) macam TKK
5. Sanggup menjaga semangat persatuan dan Kesatuan
6. Sanggup melaksanakan semua ketentuan yang ada dan prinsip prinsip berkemah
7. Sanggup melaksanakan Prinsip Dasar Kepramukaan dan metode Kepramukaan dalam semua acara kegiatan, khususnya sistem beregu
8. Minimal penggalang Rakit, dengan 10 macam TKK
9. Memiliki KTA yang masing berlaku
10. Membawa surat mandat dari kwartir Cabang
11. Menyerahkan iuran Jambore Daerah sebesar Rp. 150.000,- /orang
Untuk peserta akan mendapatkan :
1. Kaos peserta
2. Topi Peserta
3. Scraf
4. Tiska dan Bed Jambore Daerah
5. Piagam Jambore Daerah
6. Buku kegiatan Jambore Daerah
7. Tanda peserta Jambore Daerah
8. Asuransi Kecelakaan selama kegiatan
9. Kegiatan – kegiatan Jambore Daerah
Perlengkapan Perkemahan
a. Membawa perlengkapan memasak
b. Menyediakan sendiri bahan bahan konsumsi yang dibutuhkan selama kehiatan Jambore ( Panitia akan membuka Pasar bahan makan)
c. Membawa peralatan kebersihan perkemahan (cangkul, Kampak/golok, ember air dll)
d. Membawa perlengkapan P3K
e. Membawa Lampu Kemah, senter (diwajibkan satu orang membawa satu buah senter)
f. Membawa tenda regu, alas tidur, plastik penahan air, tali dll
g. Bendera merah putih
h. Bendera Gerakan Pramuka
i. Bendera Regunya masing masing
j. Membawa perlengkapan pentas seni budaya daerah yang akan ditampilkan .
k. Mmebawa pakaian untuk karnaval
l. Membawa perlengkapan kegiatan
Perlengkapan Pribadi :
a. Perlenagkapan kegiatan lapangan pribadi ( Kantong tidur, matras, jas hujan,pakaian tahan dingin,kaos tangan dll)
b. Obat- obatan pribadi yang diperlukan
c. Seragam Pramuka 2 Stel
d. Peralatan mandi
e. Peralatan makan
f. Buku Harian dan peralatan tulis
g. Tanda Anggota Gerakan Pramuka
h. Perlengkapan ibadah
i. Tali
j. Tempat air minum lapangan
k. Lampu senter
l. Alat jahit menjahit
Syarat- syarat PINKONCAB
a. Andalan Cabang disertai surat mandat dari kwarcab
b. Pembina Pramuka Penggalang
c. Sehat Jasmani dan Rohani dengan Surat Keterangan Dokter
d. Sedikitnya lulusan KML
e. Menyerahkan iuran Jambore sebesar Rp. 150.000,-
dengan mendapatkan : Kaos, Topi, Scraf, Piagam, Bed, Tanda Peserta, Asuransi, Buku Kegiatan .
Syarat- syarat BINDAMPING
a. Aktif sebagai pembina Pramuka penggalang di Gudep.
b. Sehat Jasmani dan Rohani dengan Surat Keterangan Dokter
c. Sedikitnya lulusan KML
d. Menyerahkan iuran Jambore sebesar Rp. 150.000,-
dengan mendapatkan : Kaos, Topi, Scraf, Piagam, Bed, Tanda Peserta, Asuransi, Buku Kegiatan .
Tamu / Peninjau
a. Diperkenankan masuk ke arena Perkemahan pada saat istirahat.
b. Membayar Karcis masuk Bumi perkemahan Sumberboto, Jombang
c. Waktu berkunjung masuk
Siang Pk. 12.00 – 14.00
Sore Pk. 17.00 - 18.00
BIDANG KEGIATAN
JAMBORE DAERAH JATIM 2008
Kegiatan Jambore Daerah Jatim 2008 adalah aktifitas yang dilakukan selama Jambore Daerah Jatim 2008 yang ditandai dengan upacara Pembukaan dan diakhiri dengan Upacara Penutupan .
Kegiatan yang disajikan dalam Jambore Daerah Jatim 2008 dilandasi dengan
1. Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan
2. Pendidikan untuk semua
3. Kompetensi peserta
4. Menarik , menantang, menyenagkan, menguntungkan
5. Alam terbuka
6. Unjuk potensi
Segala aktifitas yang dilaksanakan dalam Jambore Daerah Jatim 2008 dilaksanakan secara berkesinambungan selama 6 (enam) hari dengan maksud agar tercapai suasana persahabatan yang akrab, mendapatkan pengetahuan dan pengalaman tentang kepemimpinan, pembinaan di bidang mental spiritual, sikap dan semangat kekeluargaan dan gotong royong yang lebih mantap .
Mendapatkan tambahan pengetahuan , ketrampilan yang berguna baik bagi diri sendiri maupun masyarakat . Peningkatan kesadaran mencitai alam dan lingkungan Peningkatan sikap yang positif dan mandiri .
Alokasi Waktu Kegiatan
1. Peserta datang tanggal 26 Desember 2008
( Pk. 08.00 – 15.00 WIB)
2. Upacara Pembukaan tanggal 27 Desember 2008
3. Hari Efekti Kegiatan tanggal 27 s/d 30 Desb. 2008
4. Upacara Penutupan tanggal 31 Desember 2008
Alokasi Waktu Kegiatan Harian
1. 05.00 – 07.00 Bangun pagi
Kegiatan Kerokhanian
Kegiatan Olah Raga
Kegiatan Pribadi
Apel Pagi
2. 07.00 – 08.00 Persiapan menuju tempat kegiatan
3. 08.00 – 12.00 Kegiatan pagi
4. 12.00 – 14.00 Istirahat
Kegiatan Kerokhanian
Kegiatan Pribadi
5. 14.00 _ 17.00 Kegiatan Sore
6. 17.00 _ 19.00 Apel Sore
Kegiatan Kerokhanian
Kegiatan Pribadi
7. 19.00 – 22.00 Kegiatan Malam
JENIS – JENIS KEGIATAN
Pembagian Jenis Kegiatan JAMDA JATIM 2008 terdiri atas :
A. Pengalaman Diri
1. Menanam padi
2. Penghijauan dan mengenal hutan
3. Membuat tempe
4. Membatik
5. Servis hp
6. TTG
7. Persemainan / pembibitan
8. Penyamaan kulit
9. Daur ulang
10. Robotika
11. Tata busana
12. PPGD
13. Olah tanamam hias
14. Cara memimpin
15. Mengenal Indonesia
16. Tanaman TOGA
B. Kreasi Diri
1. Melukis
2. Membuat poster
3. Membuat dan membaca puisi
4. Bernyanyi dan membuat lagu
5. Menulis artikel
6. Pidato
7. Pioneering
8. Jurnalistik dan fotogarfi
9. Presenter
10. Menyongket dan emnyulam
11. Memasak dan menyajikan
12. Hasta karya
13. Membuat blog
14. Membuat cerpen
15. Mendongeng
16. Membuat laying-layang dan aneka sambal
C. Penguatan Diri
1. Outbound
2. Games
i. Gasing
ii. Sepak takraw
iii. Dakon
iv. Patil lele
v. Gobak sodor
vi. Balap egrang
vii. Balap karung
D. Wisata
E. Olah diri
1. apel pagi
2. Ibadah
3. Olah raga
4. Kurve
5. Anjang sana
6. Pentas seni
F. Olah pikir
1. Debat
2. Seminar
3. Presentasi
4. Catatan hasil
SARANA PENDUKUNGJAMBORE DAERAH JATIM 2008
Untuk mendukung pelaksanaan Jambore Daerah Jatim 2008 di Bumi Perkemahan Sumberboto Jombang dibutuhkan sarana pendukung sebagai berikut :
Komunikasi dan Informasi
1. Fasilitas Hot Spot selama kegiatan jambore Daerah Jatim 2008 .
Untuk itu diupayakan setiap Kwarcab membawa Laptop yang ada fasilitas Wi Fi.
2. Bantuan Komunikasi ORARI / RAPI
3. Fasilitias Studia Radio Perkemahan
4. Fasilitas Buletin / Warta Jambore Daerah Jatim 2008
Transpotasi
1. Mobilitas peserta mengikuti kegiatan di luar Bumi perkemahan disediakan angkutan khusus oleh Panitia , mobilitas peserta mengikuti kegiatan di sekitar Bumi Perkemahan dengan berjalan kaki .
2. Untuk membantu kelancaran peserta Jambore Daerah Jatim menuju lokasi dapat ditempuh dengan menggunakan transpotasi darat :
1. Bus / kendaraan roda empat
2. Kereta api , turun di St Jombang dilanjutkan dengan kendaraan Bus/ kendaraan roda empat menuju Buper Sumberboto Jombang .
Penerangan
1. Penyediaan aliran listrik untuk sumber daya peralatan dan penerangan di arena perkemahan diupayakan dengan daya PLN
2. Catu daya disediakan oleh PLN dan dicadangkan pula generator Pembangkit Listrik di Perkemahan
3. Penerangan di Pertkemahan hanya disediakan pada tempat tempat fasilitas umum perkemahan saja, sedangkan penerangan di tenda dan sekitarnya diusahakan oleh kontingen masing masing .
4. Penerangan listrik di lapangan utama , pameran dan tempat kegiatan malam disediakan oleh panitia .
Air Bersih
1. Kebutuhan air bersih bagi peserta dipenuhi dengan pemasangan bak tandon air di bumi Perkemahan
2. kebutuhan Mandi, cuci, dll telah disediakan secara permanen di Bumi perkemahan Sumberboto dengan tambahan Kamar mandi yang disesuaikan dengan kebutuhan .
Konsumsi
1. Disekitar lokasi perkemahan disediakan pasar oleh masdyarakat sekitar yang melayani kebutuhan bahan pokok
2. Peserta yang mengikuti kegiatan Safari Camp agar membawa perbekalan dan peralatan masak praktis .
3. Peserta yang mengikuti kegiatan Wisata, panitia menyediakan 1 kali makan siang di tempat kwgiatan wisata .
Kesehatan
1. Disediakan Pos Kesehatan Lapangan dengan dokter dan para medis dan non medis dilokasi perkemahan putera dan puteri
2. Disediakan mobil ambulance yang stan by di lakoasi perkemahan untuk mengantisiapasi bila terjadi hal hal yang tidak diinginkan .
3. Kesehatan Jambore Daerah Jatim 2008 berkerjasama dengan Kanwil Kehetan Prop. Jawa Timur dan Dinas Kesehtan Jombang.
4. Rumah Sakit rujukan yang ditunujk untuk kepentingan Jambore Daerah Jatim 2008 adalah Rumah Sakit Umum Jombang .
Pameran , kedai dan Pasar
1. Pameran diikuti oleh Satuan Karya dan Instansi terkait
2. Pameran berisi informasi yang menarik, barang kerajian unggulan , produk produk mutakhir yang bermanfaat dll.
3. Space area pameran, kedai dan Pasar disediakan oleh Panitia, penggunaan dan penempatan dicatat dan diatur panitia .
4. Kedai dan Pasar terbuka untuk umum dengan cara mendaftarkan diri dan mengisi formulir serta syarat lain yang telah ditentukan , contak person dengan Kak Pariyanto , Kwarcab Jombang HP. 081654995788
Keamanan , ketertiban dan keselamatan
Keamanan selama Jambore Daerah Jatim 2008 berlangsung diterapkan sistem keamanan Swakarsa di lingkungan perkemahan masing – masing .
1. Keamanan secara umum diarena perkemahan dikoordinasikan oleh Panitia seksi keamanan bekerja sama dengan satuan organisasi lainnya
2. Para peserta diharapkan menghindari pemekaian api yang menyebabkqan dan mengakibatkan bahaya kebakaran .
3. Diupayakan penyiapan pawang hujan dan pawang roh halus
PERKEMAHAN JAMBORE DAERAH JATIM 2008
Kehidupan Perkemahan
Warga perkemahan Jambore Daerah Jatim 2008 diibaratkan suatu wilayah pemukiman yang pada kehidupannya disessuaikan dengan kehidupan sebenarnya . Dikelola oleh seorang Camat Perkemahan yang dbantu oleh aparat perkemahan mulai tingkat Kelurahan sampai dengan tingkat RW . Pelaksana bagian perkemahan , administrasi dan keuangan , kegiatan serta sarana pendukung .
Dalam rangka menanamkan rasa cinta tanah air dan nilai persatuan maka organisasi perkemahan Jambore Daerah Jatim 2008 menggunakan nama nama kekayaan di bumi Nusantara.
Pengaturan Perkemahan
Warga Perkemahan JAMDA JATIM 2008 ditempatkan dalam suatu wilayah Kecamatan Perkemahan yang dinamakan Kecamatan ............................. dan dibagi dalam beberapa kelompok berdasarkan jumlah keragaman daerah asal peserta , agar terjalin rasa hubungan persaudaraan diantara peserta, dibagi menjadi beberapa kelompok dengan komposisi kelompok sbb :
- 1 Kecamatan perkemahan disebut dengan Kecamatan ................ dipimpin oleh seorang Camat Perkemahan
- 1 Kelurahan Perkemahan Putera disebut dengan Kelurahan SEMERU dipimpin oleh seorang Lurah Putera
- 1 Kelurahan Perkemahan Puteri disebut dengan Kelurahan BROMO dipimpin oleh seorang Lurah Puteri
- 1 Kelurahan pa / pi terdapat 4 RW
- 1 RW terdapat 9 – 10 Kwarcab
- 1 RW terdapat 300 – 400 Pramuka Penggalang
Perlengkapan Peserta perkemahan
Tujuan JAMDA JATIM 2008 akan tercapai apabila didukunh oleh keikutsertaan setiap peserta perkemahan melaksanakan semua kegaiatan JAMDA JATIM 2008. Untuk mencpai tujuan tersebut maka setiap Peserta perkemahan hatus melengkapi diri dengan perlengkapan perkemahan dan perlengkapan pribadi. Perlengkapan tersebut adalah :
1. Perlenagkapan memasak
2. Bahan bahan Konsumsi
3. Peralatan kebersihan perkemahan
4. Jirigen / ember air
5. Perlengakpan P3K
6. Perlengkapan penerangan
7. Tenda Regu, alas tidus, perlak, tali . tambang
8. Bendera merah putih
9. Bendera regu
10. Perlengkapan pentas seni budaya masing masing daerah
11. Pakaian karnaval
12. Perlengakapan kegiatan (kompak bidik,alat tulis,pakaian renang,radio penerima FM dll)
13. Obat – obatan pribadi
14. Pakaian Pramuka dua stel, pakaian kerja , kaos olah raga
15. Peralatan makan/ minum dan mandi
16. Peralatan tulis menulis
17. Tanda Anggota Pramuka
Tata tertib Perkemahan
Untuk mencapai tujuan JAMDA JATIM 2008, peserta perkemahan wajib menaati tata tertib perkemahan. Tata tertib perkemahan tersebut adalah :
1. Setiap peserta perkemahan diharuskan mengikuti semua kegiatan JAMDA JATIM 2008 dengan penuh kesukarelaan, disiplin , tanggung jawab dan bersahaja.
2. Setiap peserta perkemahan harus mengembangkan rasa persaudaraam amtar sesama peserta JAMDA JATIM 2008
3. Setiap peserta perkemahan harus menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan lingkungan perkemahan masing – masing .
4. Setiap peserta perkemahan menerima tamu harus seijin Pembina pendamping Regu dan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan .
5. Setap peserta perkemahan yang akan meninggalkan perkemahan harus seijin Pembina Pendamping dan melapor kepada Kecamatan perkemahan
6. Setiap peserta perkemahan tidak boleh membawa, menggunakan dan mengedarkan barang – barang terlarang seperti narkoba
7. Setiap peserta perkemahan tidak boleh mengganggu, merusak semua fasilitas yang ada di Bumi Perkemayan Sumberboto
8. Setiap peserta perkemahan tidak boleh membuat gaduh di arena perkemahan dan di lingkungan masyarakat setempat .
9. Setiap peserta perkemahan harus selalu mengenakan atribut Peserta JAMDA JATIM 2008. selanjutnya ...
Kamis, Desember 18, 2008
Profil Ka Kwarnas periode 2008-2013
Profesor yang Gemar Menulis

Masih bingung di mana tempat berlangsungnya kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) Gerakan Pramuka 2008. Kegiatan ini diadakan di Taman Rekreasi Wiladatika (TRW) Cibubur, Jakarta? Don"t panic, Tim Jurnal Munas 2008 akan membimbing kakak-kakak ke jalan yang benar dan terpercaya!!
Selama 4 (empat) hari ini Kakak-kakak akan mengikuti sidang-sidang yang terdiri dari Sidang Pleno atau Paripurna yang akan diselenggarakan di Gedung Pandansari. Kemudian Sidang-sidang komisi yang terdiri dari Sidang Komisi A di Gedung Lemdikanas yang membahas tentang Organisasi meliputi Anggaran Dasar, Rencana Strategik, Saka Wirakartika dan Hasil Musppanitera.
Sidang Komisi B di Gedung H.Agus Salim dengan bahasan tentang tempat penyelenggaraan Jambore Nasional , Raimuna, Perkemahan Wirakarya dan Musyawarah Nasional yang akan datang. Kemudian Sidang Komisi C membahas hal-hal Khusus mengenai Mekanisme Pemilihan Ketua Kwartir Nasional dan Badan Pemeriksa Keuangan, serta Penganugerahan Lencana Tunas Kencana.
Selain sederet acara sidang, panitia juga sudah merencanakan acara hiburan sekaligus makan malam yang akan ditempatkan di Gedung HM.Sarbini termasuk Senam Sehat yang diselenggarakan setiap pagi di Lapangan Gajah Mada TRW
Sepanjang kegiatan Munas ini, Kakak juga mendapat fasilitas kesehatan 24 jam untuk para Peserta, Peninjau dan Panitia yang belum terbiasa dengan atmosfir Jakarta! Posko kesehatan di Sekar Purbo II dan Klinik Bhakti Husada TRW, Cibubur. {Maryam}
Sebelum menjabat sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka masa bakti 2003-2008, Kak Azrul Azwar yang lahir di Kotacane (Aceh Tengara), 6 Juni 1945 terlebih dulu menjabat sebagai Pemimpin Satuan Karya (Pinsaka) Bakti Husada Tingkat Nasional (1998-2003). Sempat pula mejadi Andalan Nasional sejak tahun 1998. Meski dirinya memiliki latar belakang pendidikan kedokteran, namun dunia kepramukaan bukan dunia baru bagi beliau. Sebab dalam menjalani profesinya sebagai dokter, Kak Azrul pun kerap berinteraksidengan masyarakat luas.
Setelah mendapat gelar dokter dari Universitas Indonesia pada tahun 1972 dan memperdalam ilmu kedokteran spesialis di universitas yang sama, Kak Azrul terbang ke Honolulu, Hawaii guna menuntut ilmu dan melengkapi gelar MPH di School of Public Health University of Hawaii pada tahun 1977. Tak selesai sampai di situ saja, sebab pada tahun 1991-1996 Kak Azrul menimba ilmu kembali dan memperoleh gelar Doc�tor dalam ilmu kedokteran dengan hasil Judisium Cumlaude.
Selain menekuni dunia kedeokteran dan menyukai kegiatan kepramukaan, ternyata Kak Azrul hobi juga menulis, pengalaman sebagai Pemimpin Redaksi beberapa kali dijalaninya, seperti pada Majalah Kesehatan Masyarakat Indonesia-Jakarta, jabatan tersebut sudah ditekuninya sejak tahun 1984 hingga sekarang.
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ini, tercatat aktif sebagai pengurus dilima belas organisasi, selain dalam Gerakan Pramuka dan IDI, Kak Azrul merupakan konsultan World Health Association (WHO) dan Council Member pada Medical Association of ASEAN. selanjutnya ...

Masih bingung di mana tempat berlangsungnya kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) Gerakan Pramuka 2008. Kegiatan ini diadakan di Taman Rekreasi Wiladatika (TRW) Cibubur, Jakarta? Don"t panic, Tim Jurnal Munas 2008 akan membimbing kakak-kakak ke jalan yang benar dan terpercaya!!
Selama 4 (empat) hari ini Kakak-kakak akan mengikuti sidang-sidang yang terdiri dari Sidang Pleno atau Paripurna yang akan diselenggarakan di Gedung Pandansari. Kemudian Sidang-sidang komisi yang terdiri dari Sidang Komisi A di Gedung Lemdikanas yang membahas tentang Organisasi meliputi Anggaran Dasar, Rencana Strategik, Saka Wirakartika dan Hasil Musppanitera.
Sidang Komisi B di Gedung H.Agus Salim dengan bahasan tentang tempat penyelenggaraan Jambore Nasional , Raimuna, Perkemahan Wirakarya dan Musyawarah Nasional yang akan datang. Kemudian Sidang Komisi C membahas hal-hal Khusus mengenai Mekanisme Pemilihan Ketua Kwartir Nasional dan Badan Pemeriksa Keuangan, serta Penganugerahan Lencana Tunas Kencana.
Selain sederet acara sidang, panitia juga sudah merencanakan acara hiburan sekaligus makan malam yang akan ditempatkan di Gedung HM.Sarbini termasuk Senam Sehat yang diselenggarakan setiap pagi di Lapangan Gajah Mada TRW
Sepanjang kegiatan Munas ini, Kakak juga mendapat fasilitas kesehatan 24 jam untuk para Peserta, Peninjau dan Panitia yang belum terbiasa dengan atmosfir Jakarta! Posko kesehatan di Sekar Purbo II dan Klinik Bhakti Husada TRW, Cibubur. {Maryam}
Sebelum menjabat sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka masa bakti 2003-2008, Kak Azrul Azwar yang lahir di Kotacane (Aceh Tengara), 6 Juni 1945 terlebih dulu menjabat sebagai Pemimpin Satuan Karya (Pinsaka) Bakti Husada Tingkat Nasional (1998-2003). Sempat pula mejadi Andalan Nasional sejak tahun 1998. Meski dirinya memiliki latar belakang pendidikan kedokteran, namun dunia kepramukaan bukan dunia baru bagi beliau. Sebab dalam menjalani profesinya sebagai dokter, Kak Azrul pun kerap berinteraksidengan masyarakat luas.
Setelah mendapat gelar dokter dari Universitas Indonesia pada tahun 1972 dan memperdalam ilmu kedokteran spesialis di universitas yang sama, Kak Azrul terbang ke Honolulu, Hawaii guna menuntut ilmu dan melengkapi gelar MPH di School of Public Health University of Hawaii pada tahun 1977. Tak selesai sampai di situ saja, sebab pada tahun 1991-1996 Kak Azrul menimba ilmu kembali dan memperoleh gelar Doc�tor dalam ilmu kedokteran dengan hasil Judisium Cumlaude.
Selain menekuni dunia kedeokteran dan menyukai kegiatan kepramukaan, ternyata Kak Azrul hobi juga menulis, pengalaman sebagai Pemimpin Redaksi beberapa kali dijalaninya, seperti pada Majalah Kesehatan Masyarakat Indonesia-Jakarta, jabatan tersebut sudah ditekuninya sejak tahun 1984 hingga sekarang.
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ini, tercatat aktif sebagai pengurus dilima belas organisasi, selain dalam Gerakan Pramuka dan IDI, Kak Azrul merupakan konsultan World Health Association (WHO) dan Council Member pada Medical Association of ASEAN. selanjutnya ...
SELAMAT ATAS TERPILIHNYA KAK AZRUL AZWAR SEBAGAI KA KWARNAS PERIODE 2008-2013
Kak Prof. Dr. dr. H. Azrul Azwar, MPH, telah dikukuhkan oleh Presidium Sidang MUNAS Gerakan Pramuka VIII dihadapan para peserta MUNAS, di Pandansari TRW Cibubur, sebagai Ketua Kwarnas Periode 2008-2013. Kak Azrul yang terpilih untuk kedua kalinya ini, terpilih secara aklamasi, dikarenakan sampai proses pemilihan, kak Mardiyanto yang juga Mendagri (kandidat ka kwarnas) tidak hadir , walau sidang sudah di skor beberapa kali sekitar 3 jam. Usai dikukuhkan, kak Azrul mendapat ucapan selamat dari para peserta. Selamat berkiprah kembali, Satyaku ku darmakan, darmaku ku baktikan. Maju dan Jaya, dan Berdayalah Pramuka, untuk generasi muda dan Indonesia. selanjutnya ...
Langganan:
Postingan (Atom)