“Wujudkan Pramuka sebagai Pelaku Perubahan untuk Membangun Bangsa yang Bermartabat”
javascript:void(0)

Kamis, September 03, 2009

Mengenal Satuan Karya Pramuka (3) 'SAKA DIRGANTARA'


Satuan Karya Pramuka (Saka) Dirgantara adalah wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang kedirgantaraan guna menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional.
Tujuan dibentuknya Saka Dirgantara adalah untuk memberikan suatu wadah kegiatan dan latihan di bidang kedirgantaraan bagi anggota Gerakan Pramuka melalui kegiatan nyata dan praktis di bidang kedirgantaraan yang berguna, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk masyarakat, bangsa dan negara.
Kegiatan kesakaan dilaksanakan di gugusdepan dan satuan karya Pramuka disesuaikan dengan usia dan kemampuan jasmani dan rohani peserta didik. Kegiatan pendidikan tersebut dilaksanakan sedapat-dapatnya dengan praktek berupa kegiatan nyata yang memberi kesempatan peserta didik untuk menerapkan sendiri pengetahuan dan kecakapannya dengan menggunakan perlengkapan yang sesuai dengan keperluannya.
Yang dapat menjadi anggota Saka Dirgantara adalah :
Pramuka penggalang, usia 14 tahun ke atas, yang sudah mencapai tingkat Penggalang Terap.
Pemuda berusia 16-25 tahun, dengan syarat khusus
Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega
Saka Dirgantara meliputi 3 (tiga) krida, yaitu :
Krida Olahraga Dirgantara
Krida Pengetahuan Dirgantara
Krida Jasa Kedirgantaraan
Krida Olahraga Dirgantara, terdiri atas 5 (lima) SKK :
SKK Pesawat Bermotor
SKK Pesawat Tak Bermotor
SKK Aero Modelling
SKK Terjun Payung
SKK layang Gantung.
Krida Pengetahuan Dirgantara, terdiri atas 5 (lima) SKK :
SKK Navigasi Udara
SKK Pengatur Lalulintas Udara
SKK Meteorologi
SKK Fasilitas Penerbangan
SKK Aerodinamika.
Krida Jasa Kedirgantaraan, mempunyai 4 (empat) SKK :
SKK Teknik Mesin Pesawat Udara
SKK Komunikasi
SKK Struktur Pesawat
SKK Search And Rescue (SAR).
Hasil yang diharapkan setelah mengikuti kegiatan Saka Dirgantara adalah :
Memiliki Kecakapan dan keterampilan serta sikap dan usaha tertentu di bidang kedirgantaraan.
Memiliki rasa bangga memperoleh TKK yang bermanfaat bagi dirinya dan masyarakat.
Memperoleh kecakapan khusus yang diakui oleh instansi pemerintah maupun swasta serta masyarakat sehingga bermanfaat secara nyata untuk dapat memperoleh pekerjaan.
Mampu menimbulkan rasa cinta Dirgantara di kalangan Pramuka, Pemuda dan masyarakat.
selanjutnya ...

Mengenal Satuan Karya Pramuka (2) 'SAKA BHAYANGKARA'


Satuan Karya Pramuka (Saka) Bhayangkara adalah wadah kegiatan kebhayangkaraan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), guna menumbuhkan kesadaran berperan serta dalam pembangunan nasional.
Tujuan dibentuknya Saka Bhayangkara adalah untuk mewujudkan kader-kader bangsa yang ikut serta bertanggungjawab terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendidikan kebhayangkaraan di dalam Gerakan Pramuka.
Kegiatan kesakaan dilaksanakan di gugusdepan dan satuan karya Pramuka disesuaikan dengan usia dan kemampuan jasmani dan rohani peserta didik. Kegiatan pendidikan tersebut dilaksanakan sedapat-dapatnya dengan praktek berupa kegiatan nyata yang memberi kesempatan peserta didik untuk menerapkan sendiri pengetahuan dan kecakapannya dengan menggunakan perlengkapan yang sesuai dengan keperluannya.
Anggota Saka Bhayangkara terdiri atas :
Peserta didik :
Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega
Pramuka Penggalang yang berminat di bidang Kebhayangkaraan dan memenuhi syarat tertentu.
Anggota dewasa :
Pembina Pramuka sebagai Pamong Saka
Instruktur Saka Bhayangkara
Pimpinan Saka Bhayangkara
Pemuda yang berusia 14-25 tahun bukan anggota Gerakan Pramuka dapat menjadi calon Saka Bhayangkara, dengan ketentuan satu bulan setelah terdaftar sebagai calon anggota Saka Bhayangkara, telah menjadi anggota salah satu Gugusdepan terdekat.
Syarat menjadi Anggota Saka Bhayangkara :
Menyatakan keinginan untuk menjadi anggota Saka Bhayangkara, secara sukarela dan tertulis.
Bagi pemuda calon anggota Gerakan Pramuka, telah mendapat ijin dari orang tuanya/walinya, dan bersedia menjadi anggota gugusdepan Pramuka setempat/terdekat.
Bagi Pramuka Penegak, Pandega, dan Penggalang diharapkan menyerahkan izin tertulis dari pembina satuan dan pembina gugusdepannya, dan tetap menjadi anggota gugusdepan asalnya.
Bagi Pramuka Penggalang telah memenuhi syarat kecakapan umum tingkat Penggalang terap.
Bagi Pamong Saka Bhayangkara sedikitnya telah mengikuti Kursus Pembina Mahir Tingkat Dasar.
Bagi instruktur Saka Bhayangkara bersedia secara sukarela memberikan pengetahuan, keterampilan dan kecakapan dibidang kebhayangkaraan kepada anggota Saka Bhayangkara.
Sehat jasmani dan rohani serta dengan sukarela sanggup mentaati segala ketentuan yang berlaku.
Saka Bhayangkara meliputi 4 (empat) krida, yaitu :
Krida Ketertiban Masyarakat
Krida Lalu Lintas
Krida Pencegahan dan Penaggulangan Bencana
Krida Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPKP)
Krida Ketertiban Masyarakat, terdiri atas 4 SKK
SKK Pengamanan Lingkungan Pemukiman
SKK Pengamanan Lingkungan Kerja
SKK Pengamanan Lingkungan Sekolah
SKK Pengamanan Hukum
Krida Lalu Lintas, terdiri atas 3 SKK :
SKK Pengetahuan Perundang-undangan/Peraturan Lalu Lintas
SKK Pengaturan Lalu Lintas
SKK Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas
Krida Pencegahan dan Penanggulangan Bencana, mempunyai 7 SKK :
SKK Pencegahan Kebakaran
SKK Pemadam Kebakaran
SKK Rehabilitasi Korban Kebakaran
SKK Pengenalan Kerawanan Kebakaran
SKK Pncurian
SKK Penyelamatan
SKK Pengenalan Satwa
Krida Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPKP), mempunyai 5 SKK :
SKK Pengenalan Sidik Jari
SKK Tulisan Tangan dan Tanda Tangan
SKK Narkotika dan Obat-Obatan
SKK Uang Palsu
SKK Pengamanan Tempat Kejadian Perkara
Hasil yang diharapkan dibentuknya Saka Bhayangkara adalah agar para aanggota Gerakan Pramuka :
Memiliki pengetahuan, kemampuan, kecakapan, dan keterampilan serta pengalaman dalam bidang kebhayangkaraan.
Memiliki sikap hidup yang tertib dan disiplin serta ketaatan terhadap peraturan hokum dan norma social yang berlaku dalam masyarakat
Memiliki sikap, kebiasaan dan perilaku yang tangguh sehingga mampu mencegah, menangkal serta menanggulangi timbulnya setiap kejadian kamtibmas.
Memiliki kepekaan dan kewaspadaan serta daya tanggap dan penyesuaian terhadap setiap perubahan dan dinamika social di lingkungannya.
Mamou memberikan latihan tentang pengetahuan kamtibmas kepada para anggota Gerakan Pramuka di Gugusdepannya.
Mampu menyelenggarakan pengamanan lingkungan serta secara swakarsa, swadaya dan swasembada, serta secara nyata yang berguna bagi dirinya dan bagi masyarakat lingkungannya.
Mampu melakukan tindakan pertama terhadap kasus kejahatan tertangkap tangan yang terjadi di lingkungannya untuk kemudian segera menyerahkan kepada Polri.
Mampu membantu Polri dalam pengamanan TKP dan melaporkan kejadian tersebut serta bersedia menjadi saksi.
selanjutnya ...

Mengenal Satuan Karya Pramuka (1) 'SAKA BAHARI'


Satuan Karya Pramuka (Saka) Bahari adalah wadah bagi Pramuka yang menyelenggarakan kegiatan-kegiatan nyata, produktif dan bermanfaat dalam rangka menanamkan rasa cinta dan menumbuhkan sikap hidup yang berorentasi kebaharian termasuk laut dan perairan dalam.
Tujuan dibentuknya Saka Bahari adalah untuk membina dan mengembangkan anggota Gerakan Pramuka agar :
Memiliki tambahan pengetahuan, pengalaman, keterampilan dan kecakapan di bidang kebaharian, yang dapat menjurus kepada kariernya di masa mendatang.
Memiliki rasa cinta kepada laut dan perairan dalam berikut seluruh isinya pada khusunya dan rasa cinta kepada tanah air Indonesia pada umumnya.
Memiliki sikap dan cara berfikir yang lebih matang dalam menghadapi segala tantangan hidup, terutama menyangkut kebaharian.
Mampu menyelenggarakan proyek-proyek kegiatan di bidang kebaharian secara positif berdaya guna dan tepat guna, sesuai dengan minat dan bakatnya serta bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya.
Kegiatan kesakaan dilaksanakan di gugusdepan dan satuan karya Pramuka disesuaikan dengan usia dan kemampuan jasmani dan rohani peserta didik. Kegiatan pendidikan tersebut dilaksanakan sedapat-dapatnya dengan praktek berupa kegiatan nyata yang memberi kesempatan peserta didik untuk menerapkan sendiri pengetahuan dan kecakapannya dengan menggunakan perlengkapan yang sesuai dengan keperluannya.
Anggota Saka Bahari adalah :
Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega
Pramuka Penggalang Terap.
Pemuda berusia 14-25 tahun, dengan syarat khusus
Syarat menjadi Anggota Saka Bahari :
Mendapat izin dari orang tua/wali dan pembina Gugusdepan
Berusia antara 14-25 tahun
Sehat jasmani dan rokhani
Berminat dan bersedia untuk berberan aktif dalam segala kegiatan Saka Bahari
Saka Bahari meliputi 4 (empat) krida, yaitu :
Krida Sumberdaya Bahari
Krida Jasa Bahari
Krida Wisata Bahari
Krida Reksa Bahari
Krida Sumberdaya Bahari, terdiri atas 6 (enam) SKK :
SKK Penangkapan Ikan
SKK Alat Penangkap Ikan
SKK Budidaya Laut
SKK Pengolahan Hasil laut
SKK Budidaya Air Payau/Tambak
SKK Pertambangan Mineral.
Krida Jasa Bahari, terdiri atas 9 (sembilan) SKK :
SKK Listrik
SKK Mesin
SKK Pengecatan
SKK Elektronika
SKK Pengelas
SKK Perencana Kapal
SKK Perahu Motor
SKK Pelaut
SKK Operator Alat Bongkar Muat.
Krida Wisata Bahari, mempunyai 8 (delapan) SKK :
SKK Renang
SKK Layar
SKK Selam
SKK Dayung
SKK Ski Air
SKK Pemandu Wisata Laut
SKK Selancar Angin
SKK Penyelamatan di Pantai.
Krida Reksa Bahari, mempunyai 7 (tujuh) SKK :
SKK Navigasi
SKK Telekomunikasi
SKK Isyarat Bendera
SKK Isyarat Optik
SKK Pelestarian Sumberdaya Laut
SKK Pengemudi Sekoci
SKK SAR di Laut.
Hasil yang diharapkan setelah mengikuti kegiatan Saka Bahari adalah :
Mampu dan dapat memanfaatkan segala pengetahuan, pengalaman dan kecakapannya untuk ikut berperan serta secara aktif dalam Pembangunan Nasional, khususnya di bidang kebaharian.
Merasa ikut bertanggungjawab terhadap kelestarian lingkungan hidup yang menyangkut kebaharian. admin
selanjutnya ...

Rabu, Agustus 19, 2009

Sambutan Presiden Republik Indonesia Pada Upacaa HUT Pramuka Ke-48


Bismillahirahmanirrahim
Assalamualaikum Wr. Wb

Salam Sejahtera untuk kita semua

Para tamu undangan yang saya hormati baik dari dalam maupun dari luar negeri
Para pimpinan Kwartir Gerakan Pramuka baik Pusat maupun Daerah yang saya cintai.
Para peserta upacara sekalian yang saya cintai dan saya banggakan

Pada kesempatan yang bersejarah ini marilah sekali lagi kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, karena kita semua, dapat menghadiri Peringatan Hari Pramuka ke 48 Tahun 2009. Atas nama Negara dan Pemerintah, saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun yang ke 48 kepada Keluarga Besar Gerakan Pramuka di seluruh Tanah Air.

Pengabdian saudara telah tercatat abadi dalam sejarah perjuangan bangsa, saya berharap dengan usianya yang ke 48 ini, Gerakan Pramuka bertambah berjaya dan lebih bisa meningkatkan baktinya kepada bangsa dan Negara tercinta. Pada kesempatan yang baik ini pula, saya ingin mengucapkan selamat kepada semua yang pada hari ini mendapatkan anugerah, tanda penghargaan lencana Pramuka, baik yang berprestasi dari putera puteri bangsa kita maupun para pimpinan gerakan kepanduan Negara-negara sahabat. Kontribusi, prestasi dan jasa saudara juga tercatat oleh sejarah Gerakan Kepramukaan di Indonesia. Oleh karena itu dengan rasa hormat, saya ikut berbangga untuk mengaturkan Lencana Gerakan Pramuka, saya ulangi Lencana Pramuka yang tadi telah kita disaksikan bersama-sama.

Saudara-saudara, saya juga ingin mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kwarnas Gerakan Pramuka atas segala prakarsa, kreatifitas, dan kerja kerasnya yang ditunjukkan selama ini. Gerakan Pramuka kita, setelah kita melaksanakan revilitasi Gerakan Pramuka, kini semakin berkembang dengan baik. Tentu saja apa yang telah dilakukan oleh Gerakan Pramuka ini, diseluruh Indonesia dapat ikut serta meningkatkan karakter dan kepemimpinan bangsa yang tentu saja menjadi kepedulian kita semua dan menjadi agenda penting dari Gerakan Pramuka yang kita jalankan selama ini di negeri tercinta.

Saudara-saudara Gerakan Pramuka tetap penting dan akan semakin penting di masa depan. Oleh karena itu marilah dengan penuh tanggung jawab, kita majukan bersama-sama, kita lakukan berbagai upaya untuk benar-benar memajukan Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia. Saya ingin semua pihak ikut memberikan konstribusinya dan saya intruksikan kepada seluruh-seluruh jajaran pemerintah, para menteri, para gubernur, para bupati dan para walikota untuk terus membantu dan memfasilitasi kegiatan Gerakan Pramuka diseluruh Indonesia.

Bantu dengan sumber daya yang dimiliki bukan hanya anggaran tetapi bantuan-bantuan yang lain, sehingga Gerakan Pramuka diseluruh Indonesia akan terus berkembang di masa depan.

Hadirin yang saya hormati, keluarga besar Gerakan Pramuka yang saya cintai.

Kita sedang memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 64. Tadi pagi dihadapan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia saya telah menyampaikan pidato kenegaraan berkaitan dengan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan kita ditahun 2009 ini.

Tema yang saya angkat adalah refleksi kemerdekaan dan perjalanan bangsa sejak 17 Agustus 1945 sampai hari ini dan terus melihat kearah masa depan, saya menggaris bawahi dalam pidato kenegaraan tadi perlunya kita semua sebagai bangsa yang besar untuk bersatu, bangkit dan maju menyongsong masa depan kita, saya ulangi lagi bersatu, bangkit dan maju membangun hari esok yang lebih baik.

Mengapa saya mengingatkan kita mesti bersatu, hanya dengan persatuanlah kita bisa mengatasi segala permasalahan dan tantangan yang dihadapi bangsa kita, hanya dengan persatuanlah kita bisa meningkatkan pembangunan bangsa dan akhirnya meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Satu tahun ini, bangsa kita bisa menyelenggarakan pemilihan umum, dalam pemilihan umum ini, ada jarak yang berbeda diantara warga bangsa karena memang demikianlah keniscayaan sebuah pemilihan umum dalam ruang demokrasi. Saatnya sekarang setelah pemilihan umum selesai kita segera bersatu kembali lebih kompak, lebih erat, untuk bersama-sama membangun bangsa dan negara kita.

Yang kedua mengapa saya katakan harus bangkit, ingat sepuluh sebelas tahun yang lalu, Indonesia mengalami krisis, krisis yang besar, bahkan banyak yang meramalkan yang mencemaskan waktu itu negara kita akan jatuh, akan bubar, akan tertatih-tatih. Tuhan Maha Besar dan bangsa kita dengan keuletan, dengan kegigihan, sekali lagi dengan persatuan, kita bisa mengatasi keadaan dan negara kita tetap tegak berdiri, dari Sabang sampai Marauke, dari Yanmar sampai pulau rute. Sekarang dunia juga menghadapi krisis perekonomian global tetapi bangsa kita tetap memiliki ketahanan yang tinggi, justru disinilah mulai sekaranglah saatnya, dengan kita telah mengatasi krisis masa lalu, dengan kitapun bisa mengatasi dampak krisis global sekarang ini, saatnya dengan pengalaman dan pelajaran besar itu kita benar-benar bangkit diawal abad 21 ini, untuk meningkatkan pembangunan bangsa menuju Indonesia yang lebih aman, lebih adil, lebih demokrasi, dan lebih sejahtera. Dan diatas
segalanya setelah kita bersatu, kita bangkit insya allah dengan ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, bangsa kita akan maju, akan menjadi negara yang maju, bermartabat dan sejahtera di abad 21 ini. Mari kita jemput masa depan itu saudara-saudara, dengan penuh tanggung jawab,

Berkaitan dengan tema besar, Hari Ulang Tahun Kemerdekaan kita tahun 2009 ini saya mendukung tema yang diambil oleh Gerakan Pramuka yaitu Tingkatkan Peran Gerakan Pramuka Dalam Membangun Karakter dan Kepemimpinan Bangsa. Ya membangun karakter dan Kepemimpinan Bangsa untuk menjadi bangsa yang unggul dan maju. Karakter sangat penting, Kepemimpinan juga penting, kita sering mendengarkan carackter building, kita juga sering mendengar Leadership Devolepment, dua-duanya penting. Mengapa bangsa yang menang, bangsa yang unggul, bangsa yang berhasil haruslah memiliki karakter yang unggul pula.

Karakter yang unggul ditentukan oleh kepribadian, oleh mental, oleh watak bangsa itu. Kalau bangsa kita tangguh, kokoh, ulet, tidak mudah menyerah, memiliki semangat yang tinggi untuk maju, maka tidak ada masalah dan tantangan yang tidak bisa kita atasi. Karakter bangsa yang unggul, juga bangsa yang rukun satu sama lain, saling sayang-menyayangi. Bangsa kita yang majemuk, oleh karena itu dengan kemajemukan itu justru kita harus lebih kompak, lebih rukun, lebih bersatu, sebagai salah satu karakter bangsa yang unggul dan bangsa yang unggul, bangsa yang berkarakter adalah terus memajukan dirinya mencari terobosan, berinovasi, berkreasi, bekerja keras, untuk mencapai cita-cita kita semua. Dan diatas segalanya karakter yang baik adalah bangsa yang cinta damai, bukan bangsa yang senang melakukan kekerasan. Disitulah yang kita tekankan jangan pernah melakukan kekerasan dan kejahatan di negeri ini termasuk tindakan terorisme yang tidak berprikemanusiaan.

Menyelesaikan masalah secara damai secara beradab adalah akar dari peradaban, awal green social season marilah kita bangun dan saya ingin Gerakan Pramuka menjadi contoh , menjadi teladan, bangun watak kalian sejak sekarang untuk menjadi putera puteri bangsa yang berkarakter unggul. Yang kedua kepemimpinan, leadership, semua pemimpin, memimpin bagi dirinya, memimpin ditingkat rumah tangga, pemimpin para tingkat RT/RW, kampung desa dan kelurahan, pemimpin daerah, pemimpin masyarakat, pemimpin negara, semua adalah pemimpin . Pemimpin harus memberikan tauladan, pemimpin memberi contoh dan bekerja bersama-sama dengan yang dipimpin, pemimpin memberikan motivasi bagi semuanya.

Saya ingin karakter seperti ini, sifat-sifat kepemimpinan ini sejak dini ditanamkan pada seluruh anggota Gerakan Pramuka. Kalau sejak dini putera puteri kita yang ikut Gerakan Pramuka memiliki karakter yang unggul, di latih bagaimana pemimpin yang lain, memiliki jiwa kepimpinan yang baik, insya allah dengan ridho Tuhan Yang maha Kuasa. Adik-adik Pramuka kelak akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa, tokoh-tokoh masyarakat, putera-puteri yang handal yang akan membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi kita semua.

Itulah yang ingin saya sampaikan, jangan menyerah, marilah kita berjuang dengan gigih, masa depan kita indah, cerah, mari kita sambut bersama-sama dengan persatuan, dengan kekompakan, dengan kepemimpinan dan kerja keras. Sekali lagi saatnya bagi bangsa kita, bangsa Indonesia untuk bersatu, bangkit dan maju.

Demikian saudara-saudara Dirgahayu Gerakan Pramuka Republik Indonesia
sekian.

Wassalamualaikum Wr. Wb

Susilo Bambang Yudoyono
selanjutnya ...

Minggu, Agustus 16, 2009

Sambutan Ka Kwarnas Pada Puncak Acara HUT Pramuka ke-48

Yang terhormat,
Kakak-kakak Ketua Mabida dan Mabicab Gerakan Pramuka,
Kakak-kakak Pimpinan Kwarda,
Kwarcab dan Kwarran Gerakan Pramuka,
Kakak-kakak Pelatih, Pembina, Pamong dan Instruktur Gerakan Pramuka, Adik-adik Pramuka yang saya banggakan,

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,

Salam Pramuka,

Marilah kita bersama-sama memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya kita dapat berkumpul bersama pada hari ini dalam keadaan sehat walafiat untuk turut memperingati Hari Pramuka ke 48 yang jatuh pada tanggal 14 Agustus.

Selaku Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, perkenankanlah saya pada kesempatan yang berbahagia ini menyampaikan ucapan Selamat Hari Pramuka ke 48 kepada segenap keluarga besar anggota Gerakan Pramuka di manapun berada. Semoga peringatan Hari Pramuka ke 48 ini dapat memacu kita untuk lebih memajukan Gerakan Pramuka. Kakak-kakak dan adik-adik keluarga besar Gerakan Pramuka yang saya hormati, Revitalisasi Gerakan Pramuka, yang merupakan salah satu pilar pendidikan kaum muda di Indonesia, telah berjalan selama tiga tahun. Revitalisasi, yang tujuan pokoknya adalah untuk memantapkan eksistensi Gerakan Pramuka serta untuk meningkatkan fungsi Gerakan Pramuka, dalam tiga tahun ini telah memperlihatkan hasil yang cukup menggembirakan. Secara bertahap, tetapi pasti, citra dan kinerja Gerakan Pramuka tampak main membaik Minat kaum muda terhadap Gerakan Pramuka tampak makin meningkat.

AZRULBersamaan dengan itu pelbagai kegiatan kepramukaan telah semakin banyak dilaksanakan. Untuk tercapainya visi dan misi Gerakan Pramuka, yakni mempersiapkan para pemimpin bangsa yang memiliki watak, kepribadian dan akhlak mulia pada masa depan, pelbagai keberhasilan ini tentu harus dapat dipertahankan dan bahkan semakin lebih ditingkatkan. Kakak-kakak dan adik-adik keluarga besar Gerakan Pramuka yang saya hormati, Sejarah memang telah mencatat peranan besar anggota pramuka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada masa-masa awal kebangkitan nasional, para anggota pramuka (kepanduan) mempunyai peranan besar dalam membangkitkan semangat kebangsaan. Pada sekitar tahun 1920-an para anggota pramuka (kepanduan) berperan besar dalam menggalang semangat persatuan.

Untuk kemudian, pada masa-masa awal kemerdekaan, para anggota pramuka (kepanduan) berperan besar dalam menggelorakan semangat bela negara. Sangatlah relevan apabila pada saat ini ketiga peranan tersebut dapat lebih ditingkatkan. Untuk itu, keberhasilan Revitalisasi Gerakan Pramuka sangat menentukan. Untuk lebih memantapkan eksistensi Gerakan Pramuka, telah berhasil disusun RUU Gerakan Pramuka, yang pada saat ini telah menjadi hak inisiatif DPR.
Sedangkan untuk lebih meningkatkan fungsi Gerakan Pramuka, pada saat ini sedang dilakukan pembaruan sistem pendidikan kepramukaan.

Kakak-kakak dan adik-adik keluarga besar Gerakan Pramuka yang saya hormati,
Inti pokok pemantapan eksistensi Gerakan Pramuka sebagaimana yang tercantum dalam RUU Gerakan Pramuka setidak-tidaknya mencakup lima hal pokok, yakni: Pertama, penetapan Pancasila sebagai sumber nilai pendidikan kepramukaan Kedua, penetapan Gerakan Pramuka sebagai satu-satunya wadah otonom yang bertanggungjawab menyelenggarakan pendidikan kepramukaan Ketiga, penetapan APBN/APBD sebagai bagian dari sumber dana Gerakan Pramuka Keempat, penetapan pertanggungjawaban kepengurusan kepada Presiden RI sebagai Pramuka Utama Kelima, penetapan prinsip dasar, kode kehormatan serta metoda kepramukaan sebagai unsur pokok dalam sistem pendidikan kepramukaan Sedangkan inti pokok peningkatan fungsi Gerakan Pramuka sebagaimana yang sedang diperbarui pada saat ini adalah penetapan standar untuk tiga unsur pokok sistem pendidikan kepramukaan, yakni: Pertama, standar keluaran yakni kompetensi yang ingin dicapai oleh para peserta didik, mulai dari tingkat siaga, penggalang, penegak sampai dengan pandega Kedua, standar proses yakni pelbagai kegiatan kepramukaan yang wajib diselenggarakan oleh gugusdepan serta diikuti oleh setiap peserta didik Ketiga standar masukan, utamanya aspek ketenagaan dan sarana pendidikan kepramukaan Untuk aspek ketenagaan, yakni para pembina, instruktur, dan pelatih, setelah standardisasi akan dilanjutkan dengan sertifikasi, registrasi dan lisensi Untuk aspek sarana, yakni gugusdepan, sebagai tempat pendidikan bagi anggota muda, serta pelbagai pusat pelatihan, sebagai tempat pendidikan bagi anggota dewasa, setelah standardisasi akan dilanjutkan dengan lisensi dan akreditasi.

Pada masa depan, direncanakan gugusdepan yang diizinkan menyelenggarakan pendidikan kepramukaan, dan karena itu memiliki lisensi, hanyalah gugusdepan yang telah terakreditasi serta didukung oleh tenaga pembina yang telah ter-registrasi saja.

Kakak-kakak dan adik-adik keluarga besar Gerakan Pramuka yang saya hormati,
Hakekat dasar pendidikan kepramukaan adalah meningkatkan penghayatan dan pengamalan nilai-nilai kepramukaan, yakni Satya dan Darma Pramuka kepada seluruh peserta didik, sehingga mereka dapat dipersiapkan menjadi kader pimpinan bangsa yang tangguh pada masa depan. Dalam kerangka mempersiapkan kaum muda yang seperti inilah ditetapkan tema peringatan HUT Gerakan Pramuka ke 48 pada tahun ini adalah ”Tingkatkan Peran Gerakan Pramuka dalam Membangun Karakter dan Kepemimpinan Bangsa”.

Diharapkan dengan tema ini, kita semua dapat lebih meningkatkan motivasi dan bakti kita, bagi perkembangan Gerakan Pramuka dan bagi masa depan kaum muda yang lebih baik pada masa depan. Kakak-kakak dan adik-adik keluarga besar Gerakan Pramuka yang saya hormati, Pada kesempatan memperingati Hari Pramuka ke 48 ini perkenankanlah saya atas nama Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak memberikan bantuan bagi perkembangan dan kemajuan Gerakan Pramuka. Ucapan terima kasih ini terutama kami sampaikan kepada Bapak Presiden dan kepada bapak-bapak/ibu-ibu Menteri, serta kepada bapak-bapak/ibu-ibu Gubernur serta bapak-bapak/ibu-ibu Bupati/Walikota di seluruh Indonesia, Tanpa bantuan bapak-bapak/ibu-ibu semua, tidak mungkin revitalisasi Gerakan Pramuka dapat dilaksanakan.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, perkenankanlah pula saya mengajak para anggota dewasa Gerakan Pramuka untuk lebih merapatkan barisan dan menyatukan gerak langkah untuk percepatan kemajuan dan perkembangan Gerakan Pramuka. Kepada para Pimpinan Kwartir Daerah, Kwartir Cabang dan Kwartir Ranting Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia, saya menghimbau, marilah kita bersama berupaya melakukan hal–hal terbaik, demi masa depan kaum muda Indonesia yang lebih cerah. Kepada para anggota muda Gerakan Pramuka, yakni adik-adik pramuka di seluruh Indonesia, saya menyampaikan rasa bangga. Sangatlah tepat pilihan adik-adik untuk aktif dalam kegiatan kepramukaan. Mengikuti pendidikan formal saja tidaklah cukup.

Untuk hasil yang optimal dalam pembentukan watak, kepribadian dan akhlak mulia, adik-adik perlu menambah dan meningkatkan wawasan serta pemahaman, antara lain dengan mengikuti pendidikan nilai-nilai melalui Gerakan Pramuka.

Semoga upaya yang kita lakukan senantiasa mendapatkan ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
Jayalah Pramuka Jayalah Indonesia

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam Pramuka,

Jakarta, 14 Agustus 2009
Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Ketua,

Prof. Dr. dr. H. Azrul Azwar, MPH
selanjutnya ...

Kamis, Agustus 13, 2009